Laporan Tugas Akhir D3
Analisis Rasio Keuangan untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan pada PT Gudang Garam Tbk 2016-2019
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja keuangan pada PT Gudang Garam Tbk. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu Laporan Keuangan Tahunan perusahaan yang terdaftar di BEI selama periode 2016-2019. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu rasio keuangan Likuiditas, Solvabilitas dan Profitabilitas. Hasil perhitungan rasio likuiditas perusahaan PT Gudang Garam Tbk tahun 2016-2019 di proxykan menggunakan current asset diatas standar industri manufaktur. Sedangkan perhitungan cash ratio PT Gudang Garam Tbk, bahwa nilai cash ratio dibawah standar manufaktur. Pada rasio solvabilitas yang diproxykan menggunakan total debt to asset menghasilkan nilai solvabilitas diatas standar industri manufaktur, sedangkan perhitungan total debt to total equity ratio diatas standar industri manufaktur. Rasio profitabilitas yang diproxykan dengan return on investment dibawah standar industri manufaktur, dan dalam perhitungan return on equity laba setelah pajak lebih sedikit dari modal sendiri yang menunjukan laba dibawah standar industri manufaktur.
Kata Kunci: Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas dan Kinerja Perusahaan.
ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the financial performance of PT Gudang Garam Tbk. This type of research was quantitative research. The data used were secondary data, namely the annual financial statements of companies listed on the Indonesian Stock Exchange for the period 2015 - 2017. Data collection techniques used documentation. Data analysis used financial ratios Liquidity, Solvability and Profitability. The results of the calculation of the company's liquidity ratio PT Gudang Garam Tbk in 2015-2017 in the proxying used current assets above the manufacturing industry standard. While the cash ratio calculation of PT Gudang Garam Tbk, that the cash ratio value was below the manufacturing industry standard. On solvability ratios proxyed with total debt to total assets yield solvability values above manufacturing industry standards. While the calculation of total debt to total equity ratio was below the manufacturing industry standard. Profitability ratios proxyed with return on investmets were below manufacturing industry standards, and in the calculation of return on equity the profit after tax less than the equity.
KeyWords: Liquidity Ratio, Solvability Ratio, Profitability Ratio, and Financial Performance.
Tidak tersedia versi lain