Skripsi S1
Analisis Perbandingan Kesehatan Bank Syariah Dengan Pendekatan Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning Dan Capital Di Indonesia Dan Malaysia Tahun 2017-2020
Salah satu unsur yang sangat diperhatikan oleh bank adalah kinerja dengan menilai tingkat kesehatannya.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kesehatan perbankan syariah Indonesia dan Malaysia dengan
menggunakan pendekatan Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital. Risk Profile
menggunakan Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR); penilaian Good
Corporate Governance (GCG) menggunakan Proporsi Dewan Komisaris Independen; Earnings
menggunakan Net Interest Margin (NIM) dan Return on Asset (ROA); serta Capital menggunakan Capital
Adequacy Ratio (CAR). Penelitian ini adalah penelitian komparatif dan jenis data yang digunakan adalah
data kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh bank syariah di Indonesia dan Malaysia yang
berjumlah 12 bank umum syariah Indonesia dan 13 bank umum syariah Malaysia. Teknik sampling dalam
penelitian ini menggunakan purposive sampling meliputi 8 bank umum syariah Indonesia dan 8 bank umum
syariah Malaysia yang masih beroperasi serta memiliki laporan tahunan atau laporan keuangan pada tahun
2017-2020. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Mann-Whitney U Test. Hasil
penelitian berdasarkan Mann-Whitney U Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada
rasio NPF, FDR, proporsi komisaris independent, ROA, NIM dan CAR. Perbankan syariah Malaysia
memiliki kesehatan yang lebih baik ditinjau dari rasio NPF, FDR, dan penilaian GCG. Sedangkan kesehatan
perbankan syariah Indonesia lebih baik dalam aspek risk profile pada rasio ROA, NIM, dan CAR.
Kata Kunci: Kesehatan bank, Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital.
Tidak tersedia versi lain