Skripsi S1
Analisis Pengaruh kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Self Efficacy terhadap Kinerja Guru di SMP Negeri 1 Ambal dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening
Penelitian ini bertujuan mengukur secara langsung pengaruh dari kepemimpinan transformasional kepala sekolah, self efficacy terhadap kinerja guru dan mengukur secara tidak langsung pengaruh dari kepemimpinan transformasional kepala sekolah, self efficacy terhadap kinerja guru dengan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerja guru adalah self efficacy.
Sampel dalam penelitian ini adalah Guru SMP Negeri 1 Ambal Kabupaten Kebumen yang berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan bantuan program statistik SPSS 18 dan smartPLS 2.0.
Hasil analisis penelitian telah menunnjukkan bahwa adanya pengaruh yang kuat antara kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kepuasan kerja, adanya pengaruh sangat positif dan signifikan self efficacy terhadap kepuasan kerja, tidak adanya pengaruh signifikan dari kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru, adanya pengaruh yang signifikan dari self efficacy terhadap kinerja guru, dari hasil analisis kepuasan kerja terhadap kinerja guru diketahui bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sedangkan untuk pengaruh tidak langsung pengaruh antara kepemimpinan transformasional kepala sekolah (X1) terhadap kinerja guru (Y2) dengan variabel intervening kepuasan kerja (Y1) bahwa dengan adanya variabel kepuasan kerja (Y1) sebagai variabel intervening tidak dapat meningkatkan efek pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah (X1) terhadap kinerja guru (Y2) dibandingkan pengaruh langsung kepemimpinan transformasional kepala sekolah (X1) terhadap kinerja guru (Y2). Untuk untuk pengaruh tidak langsung pengaruh antara self efficacy (X2) terhadap kinerja guru (Y2) dengan variabel intervening kepuasan kerja (Y1) bahwa dengan adanya variabel kepuasan kerja (Y1) sebagai variabel intervening tidak dapat meningkatkan efek pengaruh self efficacy (X2) terhadap kinerja guru (Y2) dibandingkan pengaruh langsung self efficacy (X2) terhadap kinerja guru (Y2).
Ketersediaan
| S15.077 | 658.3 Sum a c. | Kampus Pusat Kebumen | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Diarsipkan |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
658.3 Sum a c.
|
| Penerbit | STIE Putra Bangsa : Kebumen., 2015 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
658.3
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Suminarsih
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






