Laporan Tugas Akhir D3
Penerapan Metode EOQ ( Economic Order Quantity ) dalam Pengendalian Persediaan Barang Dagang Pada Toko Baru Jaya
Toko Baru Jaya merupakan bentuk kegiatan usaha yang bergerak dibidang penjualan sepatu dan sandal. Toko Baru Jaya harus memiliki barang yang mencukupi agar proses penjualan dapat berjalan dengan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelian barang yang ekonomis. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pembelian barang dagang yang ekonomis (EOQ), persediaan pengaman (safety stock), dan titik pemesanan kembali (reorder point). Hasil penelitian yang dilakukan pada Toko Baru Jaya dengan menggunakan perhitungan Jumlah Pesanan Ekonomis (EOQ) sepatu New Era 49 pasang, sandal New Era 60 pasang, dan sepatu Pro Att 9 pasang menunjukkan bahwa kuantitas pemesanan dan frekuensi pemesanan jauh lebih ekonomis sehingga dapat mengoptimalkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Dengan menentukan besarnya persediaan pengaman (safety stock) sepatu New Era 8 pasang, sandal New Era 26 pasang, dan sepatu Pro Att 10 pasang, sedangkan pemesanan kembali (reorder point) sepatu New Era 16 pasang, sandal New Era 30 pasang, dan sepatu Pro Att 12 pasang dapat menghindari risiko kehabisan persediaan barang dan juga kelebihan persediaan barang sehingga dapat meminimalkan biaya persediaan bagi Toko Baru Jaya.
Kata kunci: jumlah pesanan ekonomis (EOQ), persediaan pengaman (safety stock), dan pemesanan kembali (reorder point).
ABSTRAC
Toko Baru Jaya is a form of business activity engaged in shoes and slippers trade.Toko Baru Jaya is having items cover in order to the process of sales could run smoothly. This study aims to determine the economical purchase of goods. Analysis tool used is the analysis of the Economical Order Quantity (EOQ), safety stock, and reorder point. The results of research conducted at the Toko Baru Jaya by using the calculation of the EOQ the New Era 49 pairs of shoes, New Era 60 pairs of slippers, and Pro Att 9 pairs of shoes showed that the quantity of booking and frequency much more economical so that optimizes the reservation fee and the cost of storage. Determining the number of the inventory (safety stock) the New Era 8 pairs of shoes, New Era 26 pairs of slippers, and Pro Att 10 pairs of shoes, while reordering (reorder point) the New Era 16 pairs of shoes, New Era 30 pais of slippers, and Pro Att 12 pairs of shoes can avoid the risk of running out of supplies of goods and also excess inventory of goods so as to minimize the cost of supplies for Toko Baru Jaya.
Keywords: EOQ (Economic Order Quantity), safety stock inventory, and reorder points.
Tidak tersedia versi lain