Teks Akuntansi
Perpajakan Internasional
DAFTAR ISI
BAB 1 : Pendahuluan
Perkembangan Perdagangan Internasional
Kecenderungan Tarif Pajak Dunia
Pengertian Pajak Internasional
Ruang Lingkup Perpajakan Internasional
Tujuan Pokok Pajak Internasional
Isu dan Konsep Pajak Berganda Internasional
BAB 2 : Perkembangan Perekonomian Global,Asas Perpajakan,Dan Pengenaan Pajak Berganda
Perkembangan Perekonomian Berganda
Asas Pemungutan Pajak Secara Umum
Pemajakan Berganda dan Net Domestic Product
Terjadinya Pajak Berganda Internasional
Penyebab Terjadinya Pajak Berganda Internasional
BAB 3 : Relasi Tax Treaty Dengan pph
Pendahuluan
Aspek Internasional dan Undang-Undang pph
Interaksi Antara P3B dan Undang-Undang pph
BAB 4 : Upaya Dan Metode Penghindaran Pajak Ganda
Upaya Penghindara Pajak Ganda
Metode Penghindaran Pajak Ganda
BAB 5 : Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B)
Latar Belakang Sejarah dan Pengertian P3B
Peran OECD Model dan UN Moderl
Struktur Model
BAB 6 : Materi Pokok Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B)
Pendahuluan
Definisi atau Terminologi yang Digunakan
Alokasi Hak Pemajakan Suatu Negara atas Suatu Jenis Penghasilan
Fasilitas Keringanan Pajak Berganda
Pencegahan Upaya Penghindaran Pajak
Ketentuan Lain Memuat Tentang : Non-diskriminansi,Diplomat,Teritori Ekstensi,bantuan Penagihan Pajak
Saat Dimulai dan Berakhirnya Suatu Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda
BAB 7 : Pemajakan atas Laba Usaha
Penentuan Hak Pemajakan
Pemajakan Atas laba Usaha
Penghitungan Laba Usaha dalam OECD Model dan UN Model
Branch Profit Tax
Perlakuan Pajak Bagi BUT di Indonesia
Objek Pajak BUT
BAB 8 : Pemajakan Atas harta Tak Bergerak Dan Capital Gain
Pengertian harta taj Bergerak
Hak Pemajakan Harta Tak Gerak
Pengertian Capital Gain
Hak Pemajakan Atas Pengalihan Harta Tak Gerak
Hak Pemajakan Atas Pengalihan Harta Bergerak BUT
Hak Pemajakan Atas Pengalihan Kapal dan Pesawat
Hak Pemajakan Atas Pengalihan Saham harta Tak Gerak
BAB 9 : Pajak Atas Penghasilan Dari Kegiatan Pelayaran ,Transportasi Perairan Darat,Dan Penerbangan
Pendahuluan dan Hak Pemajakan
Jenis Objek Penghasilan dari Operasi Kapal dan Pesawat
Konsep Place of Effective manajement
Konsep Jalur Internasional
Pengankutan Melalui Sungai dan Darat
Perlakuan Pemajakan Pasal 8 alternatif B UN Model
Hubungan Pasal 7(Business Profit)dengan Pasal 8 OECD Model
BAB 10 : Pemajakan Atas Divien
Perlakuan dan Hak Pemajakan atas Divien
Prinsip-prinsip Pemajakan atas Divien
Sistem Pengenaan Pajak atas Divien
Beneficial Owner Bersifat Wajib
Alasan Penerapan Beneficial Owner
Pengertian Beneficial Owner
BAB 11 : Pajak Atas Bunga
Pendahuluan
Pengertian Bunga
Hak Pemajakan
Bunga yang Dibebankan Kepada BUT
Pemajakan Atas BUnga yang Punya Hubungan Efektif dengan BUT
BAB 12 : Pajak Atas Royalti
Pengartian Royalti
Royalti dan Know-How
Royalti dan jasa Teknik
Hak Pemajakan
Pembayaran Royalti dalam Hubungan Istimewa
Pemajakan Royalti Memiliki Hubungan Internasional
BAB 13 : Pemajakan atas Penghasilan Karyawan
Pengertian Penghasilan dari Dependent Personal Services
Hak Pemajakan
Penghasilan Diperoleh di Atas kapal
BAB 14 : Pemajakan Atas Penghasilan Karyawan
Pengertian Penghasilan Direktur
Hak Pemajakan
BAB 15 : Pajak Atas Penghasila Artis Dan Olahragawan
Pengertian Artis dan Olahragawan dan Sifat Kegiatan
Hak Pengenaan Pajak
Pemajakan Atas Penghasilan Artis yang Diretima Pihak lain
BAB 16 : Pemajakan Atas Penghasilan Pegawai Pemerintah
Pendahuluan
Hak Pengenaan Pajak
Jasa Diberikan di Negara Sumber oleh Penduduk Negara Sumber oleh Penduduk Negara Sumber
BAB 17 : Pemajakan Pelajar ,Peserta Magang ,Guru ,Dan Peneliti
Pendahuluan
Hak Pengenaan Pajak
Beasiswa yang Diperoleh dari Luar Negara Tempat Pendidikan
Hak Pemajakan atas Penghasilan Guru dan Peneliti
BAB 18 : Pemajakan Penghasilan Lain-Lain
Pengertian Penghasilan Lain-lain
Hak Pemajakan atas Penghasilan lain-lain Bersumber dari Negara P3b dan penghasilan dari Negara ketiga
Hak Pemajakan atas Penghasilan dari Negara Lain-Lain yang Diterima BUT
Pembatasan hak Pemajakan Negara Domisili
BAB 19 : Penghasilan dari Pekerjaaan Bebas
Pengertian Pekerjaan Bebas
Hak Pemajakan
Pemajakan Bagi Profesional Tinggal Lebil 183 hari
BAB 20 : Pemajakan Atas Penghasilan Pensiun
Pendahuluan
Hak Pemajakan atas penghasilan Pensiun(OECD Model)
Hak Pemajakan atas Penghasilan Pensiun (UN Model)
BAB 21 : Penghindaran Pajak (tax Avoidance),Penyelundupan Pajak(Tax Evasion),dan tax Planning
Pendahuluan
Kesenjangan Penerimaan Pajak (Tax Gap)
Alasan Terjadinya Penyelundupan dan penghindaran Pajak
Model-Model Penghindaran Pajak
Langkah-langkah Anti Penghindaran Pajak
Bilateral Anti Avoidance Measure
BAB 22 : Hubungan Istimewa (associated Enterprise)
Pengertian Hubungan Istimewa
Dampak Hubungan Istimewa dan Penyesuaian
Keputusan yang Bersifat Tetap
Ketersediaan
| 7984 | 336.2 Tim p c.1 | Kampus Pusat Kebumen | Tersedia |
| 7985 | 336.2 Tim p c.2 | Kampus Pusat Kebumen | Tersedia |
| 7986 | 336.2 Tim p c.3 | Kampus 2 Kemranjen | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
336.2 Tim p c.
|
| Penerbit | Andi : Yogyakarta., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
xxii + 282 hlm.; 17,5 x 24,5 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-979-29-7247-4
|
| Klasifikasi |
336.2
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Timbul Hamonangan Simanjuntak
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






