Laporan Tugas Akhir D3
Analisis Rentabilitas Untuk Mengetahui Kemandirian dan Pertumbuhan Koperasi Pegawai Rep. Indonesia Makmur Sruweng Tahun Buku 2012-2013
Pembangunan ekonomi bertujuan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Di dalam UUD 1945 tercantum dasar demokrasi ekonomi, produk dikerjakan oleh semua untuk semua dibawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakat yang diutamakan bukan kemakmuran orang-seorang. Dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang berbunyi “perekonomian disusun berdasar atas asas kekeluargaan”. Kemudian ditegaskan dalam penjelasan UUD 1945 pasal 33 ayat 1 bahwa: “Bangun perusahaan yang sesuai dengan itu adalah koperasi”. Ada berbagai macam koperasi salah satunya yaitu koperasi simpan pinjam. Koperasi simpan pinjam dimana usahanya didasarkan pada kepercayaan dan banyak menanggung resiko. Sehingga perlu untuk mengetahui kinerja keuangan dengan cara menganalisis, salah satunya yaitu analisis rasio rentabilitas.
Metode pengumpulan data pada Tugas Akhir ini menggunakan metode interview, metode dokumentasi, dan metode observasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian ada pada Koperasi Makmur Sruweng Kebumen. Objek kajian dalam penelitian ini adalah mengetahui nilai rasio untuk mengetahui kemandirian dan pertumbuhan koperasi berdasarkan rasio rentabilitas.
Hasil penelitian ini menjelaskan rasio-rasio rentabilitas yang digunakan untuk mengetahui kemandirian dan pertumbuhan KPRI Makmur. Rasio-rasio tersebut meliputi rasio rentabilitas asset, rasio rentabilitas modal sendiri, dan rasio kemandirian operasional pelayanan.
Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa kemandirian dan pertumbuhan KPRI Makmur pada rasio rentabilitas asset pada tahun 2012 mencapai rasio sebesar 0,28% sedangkan tahun 2013 turun menjadi 0,25% sehingga KPRI Makmur disimpulkan kurang mandiri pada rasio rentabilitas asset. Pada rasio rentabilitas modal sendiri, KPRI Makmur pada tahun 2012 mencapai rasio sebesar 0,34 sedangkan tahun 2012 turun menjadi 0,30% sehingga KPRI Makmur disimpulkan kurang mandiri pada rasio rentabilitas modal sendiri. Sedangkan pada rasio kemandirian operasional pelayanan, pada tahun 2012 KPRI Makmur mencapai nilai rasio sebesar 2,05% sedangkan pada tahun 2013 naik menjadi 2,06%, walaupun mengalami kenaikan namun KPRI masih dikategorikan tidak mandiri pada rasio kemandirian operasional pelayanan.
Tidak tersedia versi lain